Profil Pemula

by pemula crew

Nama : Perhimpunan Muda Mudi Langsur (Pemula)
Tanggal Berdiri : 1 Juli 1983
Alamat : Langsur RW I – RW II Sonorejo, Sukoharjo, Jawa Tengah
Anggota : 115
Semboyan : Setya Warga Bhakti Karya

Pemula sebuah organisasi karang taruna yang resmi berdiri sejak tanggal 1 juli 1983. Pemula yang awal berdiri diprakarsai oleh Bapak Mitro, sekarang memasuki usia yang ke 26 tahun telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang profesional. Organisasi yang profesional, itulah Tujuan yang ingin dicapai Pemula dibawah kepemimpinan Pekik Mulato, SE. Anggapan bahwa “Pemula hanyalah organisasi sinoman” kini sudah mulai dihilangkan. Pemula kini menjadi aset berharga kampung langsur, menjadi tulang punggung pembangunan kampung langsur.
Pemula dibawah kepemimpinan Pekik Mulato, SE. sekarang memiliki 8 Sie (Sie Peranan Wanita, Sie Kerohanian, Sie Kesenian dan Pendidikan, Sie Olahraga, Sie Inventaris, Sie Ketertiban, Sie Lingkungan Hidup, Sie Humas) dan 1 tim kreatif Pemula.
Program-program Pemula telah berjalan dengan baik. Kegiatan-kegiatan telah dapat dilaksanakan dan mendapat apresiasi yang cukup baik dari masyarakat. Tidak hanya ditingkat desa tapi Pemula telah mampu menunjukkan eksistensinya di tingkat kalurahan, kecamatan, sampai dengan tingkat kabupaten. Sebuah prestasi yang cukup me mba nggakan.
Selain program-program yang telah berjalan dengan baik, kekayaan pemula juga menunjukkan peningkatanya. Inventaris Pemula yang terus bertambah, sehingga dalam setiap kegiatan tidak perlu lagi menyewa dari pihak luar. (klik disini untuk melihat daftar inventaris Pemula).
Pemula dengan semboyannya Setya Warga Bhakti Karya, kini telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang profesional, kreatif, dan inovatif . Meskipun masih banyak yang harus dibenahi, Pemula tetap maju terus dengan semangat Setya Warga Bhakti Karya.

7 komentar on "Profil Pemula"

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

muda-mudi langsur di bawah pimpinan p.mitro namanya belum pemula.Kalau yang menjadi ketua Pemuda I(pertama)kali adalah Bp.Marjono Rt 1/1 itu setahu saya..

iya lek...makasih atas masukannya...segera akan di konfirmasi

sesuai dengan semboyanne...setya warga bakti karya..mana baktimu..disaat desamu terkena bencana Puting Beliung nan kejam...dengan korban yg cukup banyak..mana kepedulianmu..utk mbantu Mas Nardi yg g punya tempat berteduh, Mas kastrup yg hrus numpang...dan Mbah Sis yg janda..Tunjukkan baktimu kalian..moso kalah ma bapak2 yg duwe kepedulian lebih...dulu ketika daerah lain terkena bencana..berduyun-duyun jadi relawan...ngumpulin sumbangan..tapi kini saudara kita, tetangga kita sendiri...kalian biarkan...sungguh ironis memang...pemuda adalah harapan...jangan hanya pinter otak tok..jangan hanya omong doank...tapi kepedulian dgn sesama harusnya juga punya...

Sungguh suatu pendapat yang konyol ga berotak dan ga logis....bicara itu pake otak n juga hati...ga waton ngmg, waton kritik, kami itu hanya py otot dan otak, dan hanya sebatas itu kami membantu, pas hari h rumahe mas nardi dll ambruk...apakah kami diam saja..pikir dung,lha kamu pas waktu itu kemana?ga da?ga keliatan?pergi kmn kamu?diwaktu tetanggamu membuthkan kamu....mana pedulimu....saya bicara disini atas nama pribadi saya, bukan atas nama PEMULA...INDAR

wue..e.e...para pemuda harapan bangsa...kok malah saling debat kusir, sebagai yg muda yo ditrima aja kritikan kan tujuane baik..demi kemajuan Desa Langsur,..ga usah saling menyalahkan, jangan saling emosi-lah ga akan nyelesain masalah,msih da yg kritik berarti msih ada yg peduli to...wis damai ja..po neh mas Indar kan dah dewasa, sarjana meneh..wis jgn saling mencaci antara temen sendiri..

ok kritikan itu untuk suatu kemajuan, tapi ya pakai etika, pakai aturan main, ga waton kritik. Lihat kondisi dilapangan yang sebenarnya. Kebebasan menyampaikan pendapat jangan disalahgunakan dunk.

Poskan Komentar